
Ada keanehan yang menyeruak dari dasar lorong hati ini tengah menguasai pikiranku, sepertinya aku tengah berjarak dengan diriku sendiri dan melahirkan satu tanya , mengapa semua ini kulakukan ?
Selanjutnya, sepotong jawabanpun muncul dengan sendirinya tanpa proses berpikir : Inilah jalannya!. Aku tahu, hari ini akan tiba. Sebuah firasat menuntunku. Sakit. Aku menyayanginya seperti aku menyayangi diriku sendiri. Lalu, bagaimana bisa aku ingin pisah dengan diri sendiri?
Aku tidak tahu apa yang akan terjadi berikutnya, sesudah ini. Pertanyaan tadipun tak mampu kujawab. Aku tak tahu mengapa dua manusia yang saling sayang harus kembali berjalan sendiri-sendiri.
********
Pada suatu malam diantara beragam tanya.
Dan hanya mampu kutepis dengan : Do’a


Udah teh makanya jadikeun wae… LOL! ^^
sometimes, get hurt is the best way to heal the hurt…
I like this bun…
Siapa aku,..Kamu Siapa??
saya suka banget bun gaya bahasa yang semacam ini…
speecless
Ndhi@ dijadikeun kumaha ? kabur mangklukna ge
Hanny@ hmm…so so…
Nuhun geulis..
Do u know me@ Yess I know…Do u know mE?
Ibnu@ Terima kasih yaaa..
Hendra@ sami..heu