Berjalan Sendiri Sendiri


Ada keanehan yang menyeruak dari dasar lorong hati ini tengah menguasai pikiranku, sepertinya aku tengah berjarak dengan diriku sendiri dan melahirkan satu tanya , mengapa semua ini kulakukan ?

Selanjutnya, sepotong jawabanpun muncul dengan sendirinya tanpa proses berpikir : Inilah jalannya!. Aku tahu, hari ini akan tiba. Sebuah firasat menuntunku. Sakit. Aku menyayanginya seperti aku menyayangi diriku sendiri. Lalu, bagaimana bisa aku ingin pisah dengan diri sendiri?

Aku tidak tahu apa yang akan terjadi berikutnya, sesudah ini. Pertanyaan tadipun tak mampu kujawab. Aku tak tahu mengapa dua manusia yang saling sayang harus kembali berjalan sendiri-sendiri.

********
Pada suatu malam diantara beragam tanya.
Dan hanya mampu kutepis dengan : Do’a

Share This Post

Recent Articles

10 Responses to “Berjalan Sendiri Sendiri”

  1. Gandhi Anwar says:

    Udah teh makanya jadikeun wae… LOL! ^^

  2. Nyata di Dunia Maya says:

    sometimes, get hurt is the best way to heal the hurt… :(
    I like this bun…

  3. Do You Know Me? says:

    Siapa aku,..Kamu Siapa??

  4. Ibnu Djamaluddin says:

    saya suka banget bun gaya bahasa yang semacam ini…

  5. hendra says:

    speecless

  6. teh okky says:

    Ndhi@ dijadikeun kumaha ? kabur mangklukna ge :lol:

  7. bunda okky says:

    Hanny@ hmm…so so…
    Nuhun geulis..

  8. teh okky says:

    Do u know me@ Yess I know…Do u know mE?

  9. bunda okky says:

    Ibnu@ Terima kasih yaaa..

  10. teh okky says:

    Hendra@ sami..heu

© 2012 Oky Lasmini Sastrawiguna. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie